Blog

Berniat Tinggal di Rumah Mertua? Ketahui Hal ini Dulu Agar Kamu Tidak Kaget

Setelah Menikah, banyak perubahan yang pasti terjadi pada pasangan Suami Istri. Salah satunya masalah Tempat tinggal. Tidak sedikit yang harus tinggal di Rumah Mertua yang secara otomatis membuat hidup harus berdampingan dengan mertua.

Sebelum melanjutkan, madjongke.com sampaikan artikel ini bukan hanya untuk Orang-orang yang sudah menikah, Bagi kamu yang belum menikah tidak buruk juga jika ikut mempelajari artikel ini. Karena kedepannya Kamu bisa saja mengalami hal serupa, tinggal Di Rumah Mertua.

Madjongke lanjutkan kembali, tinggal di Rumah Mertua tidak akan selalu berjalan mulus. Pasti ada bahkan bisa banyak sekali cobaan-cobaan yang ada. Jika berada di posisi menantu, tentu harus pintar melihat keadaan. Tujuannya agar kemungkinan terjadinya hal buruk bisa lebih diminimalkan. Dari semua itu, berikut kemungkinan-kemungkinan terburuk yang bisa terjadi jika tinggal di Rumah Mertua.

Jadi bahan pembicaraan Mertua dengan Tetangga
Kemungkinan buruk jika tinggal di Rumah dan bersama Mertua yang pertama adalah menjadi bahan pembicaraan dengan tetangga. Mertua selalu menceritakan keburukan menantu pada tetangga sekitar. Dengan begini, di mata tetangga menantu selalu tampak buruk. Hal itu menjadi akibat karena kita sadari kalau pada umumnya masyarakat kita selalu mempercayai meskipun dari sebelah pihak saja. Solusinya, ciptakan kesan baik dimata Mertua. Buat Mertua beranggapan kalau menantunya itu baik. Memang pada awalnya berat karena ada unsur pura-pura, tapi jika sudah biasa tentu tidak jadi masalah. Tidak perlu ngotot ingin tampil apa adanya dan jadi diri sendiri. Karena pura-pura itu ada baiknya selama bisa memberi manfaat positif dan bisa merubah diri kita menjadi yang lebih baik.

Tidak puas dengan hasil pekerjaan
Kamu, mungkin sudah berusaha memberikan hasil dalam sebuah pekerjaan sebaik mungkin. Tapi mertua berpendapat lain. Mertua menganggap pekerjaan yang kamu lakukan itu payah dan tidak bisa diterima. Kemungkinan satu ini besar sekali terjadi. Untuk mengatasinya, lebih baik cari tahu dulu apa yang diinginkan Mertua dengan sebaik-baiknya. Jalin keakraban dan ambil hatinya agar Dia bisa lebih terbuka.

Dianggap pemalas
Menganggap menantu sebagai pemalas juga bisa terjadi jika tinggal dalam satu Rumah. Karena sudah jelas Mertua bisa mengawasi apa saja yang dilakukan Menantu. Untuk itu, jika ada pekerjaan yang belum beres segera bereskan. Jangan biarkan Mertua mengambil alih pekerjaan tersebut. Awalnya berat, setelah terbiasa tidak akan jadi masalah.

Ikut campur urusan Rumah Tangga
Mertua karena satu Rumah, saat ada masalah ikut terlibat dan berusaha menjadi penengah. Kemungkinan terburuk mertua merasa netral tapi sebenarnya lebih memberatkan anak sendiri. Pada akhirnya menantu merasa selalu disalahkan. Untuk atasi ini, sebaiknya bicarakan baik-baik dengan pasangan agar masalah yang dikiranya serius tidak sampai terdengar oleh Mertua.

Mertua selalu ingin di Utamakan
Mertua selalu ingin menjadi yang diutamakan. Bagi orang pada umumnya hal ini bisa dianggap buruk. Tapi ada juga yang tidak. Jika ini buruk menurut kamu, kamu bisa mengatasi dengan menurutinya. Dahulukan mertua kemudian pasangan. Itu tidak terlalu sulit karena hanya membutuhkan waktu tidak terlalu lama dan jika sudah selesai kamu bisa menghabiskan waktu sisanya dengan pasangan.

Dapat masukan berulang dan kadang tidak begitu benar
Pada dasarnya niat mertua baik dengan memberi masukan pada menantunya. Tapi kadang itu sering diucapkan dan kadang tidak sesuai keadaan. Cara berpikir mertua masih seperti Jaman dahulu sementara apa yang kamu butuhkan sesuai dengan kondisi saat ini. Untuk atasi hal ini, kamu cukup mendengarkan. Buat hati mertua jadi lega dengan memberi kesan seolah kamu akan lakukan itu. Dan yang paling penting jangan menunjukkan kalau kamu lakukan hal diluar sarannya meskipun hal itulah yang kamu lakukan.

Memicu pertengkaran yang bisa menghancurkan Rumah Tangga
Dalam beberapa keadaan Mertua bisa menciptakan keruhnya hubungan keluarga yang sebelumnya indah. Ada saja masalah yang ditimbulkan. Bahkan ada juga yang menyarankan anaknya untuk meninggalkan pasangannya hanya karena tidak terlihat pantas bagi anaknya. Dan bukan hanya itu, mertua juga menyarankan, meminta, bahkan memaksa anaknya untuk mencari pengganti yang lebih baik. Ini kemungkinan bisa terjadi dan tentu saja kemungkinan yang sangat buruk. Akibat tinggal satu Rumah dengan mertua, Mertua tahu semua yang ada dan dilakukan menantu, hingga akhirnya mengambil tindakan seperti itu. Solusinya, jangan terlalu terbawa emosi. Lakukan pendekatan disaat yang tepat. Berusahalah jadi menantu yang disayang Mertua. Caranya baca artikel Cara menjadi menantu yang disayang Mertua bagi Wanita. Dalam artikel itu dijelaskan cara menjadi wanita yang disayang Mertua, sebagian sudah masuk dalam halaman ini dan lainnya silahkan dipelajari. Semoga berguna.

Itu dulu kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi jika tinggal di Rumah Mertua atau lebih tepatnya tinggal satu Rumah dengan mertua. Paling penting dan perlu diperhatikan, itu hanya kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi. Hanya kemungkinan karena tidak pasti terjadi. Mertua juga manusia, ada yang bisa membuat Suasana Rumah seperti Surga yang sangat indah dan ada juga yang membuat Rumah serasa Neraka. Di Dunia ini banyak juga mertua yang sangat baik dan lebih mementingkan keluarga daripada dirinya sendiri. Seperti apapun mertua Kamu saat ini atau nantinya, Dia adalah Orang yang sangat penting dalam hidup kamu. Pasanganmu bisa ada juga karena adanya Mereka. Jadi hargai Mereka. Salam Damai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *